Tidak Membalas Yang Jahat

Spread the love

Tidak Membalas Yang Jahat

Pula kata Daud kepada Abisai dan kepada semua pegawainya: “Sedangkan anak kandungku ingin mencabut nyawaku, terlebih lagi sekarang orang Benyamin ini! Biarkanlah dia dan biarlah ia mengutuk, sebab Tuhan yang telah berfirman kepadanya demikian. Mungkin Tuhan akan memperhatikan kesengsaraanku ini dan Tuhan membalas yang baik kepadaku sebagai ganti kutuk orang itu pada hari ini.” (2 Samuel 16:11-12)

Hidup Daud sangatlah lekat dengan ketertolakan. Mulai dari kecil Daud sudah ditolak keluarganya, Saul berencana membunuhnya, begitupun anaknya sendiri. Dan ditambah lagi kerabat dari keluarga Saul yang sampai berani melempari Daud dengan batu.
Pasti sangatlah berat menjadi pribadi seperti Daud.
Satu yang kita bisa teladani dari Daud adalah dia tidak pernah membalas yang jahat dengan yang jahat. Daud melakukan sesuai denga kehendak Bapa. Walaupun banyak orang berusaha menyakitinya bahkan membunuhnya Daud tidak membalasnya. Bahkan waktu Simei melemparinya dengan batu, Daud memberikannya.

Membalas perbuatan orang lain memang bukan tugas kita. Hanya Allah saja yang mampu menghakimi dan membalaskan perbuatan orang. Yang perlu dari kita adalah ikuti maunya Tuhan saja. Maka percaya bahwa yang terbaik Tuhan sediakan.

Haleluya 💫

Tidak Membalas Yang Jahat
Riris Nainggolan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*