Tanggung Jawab Pribadi

Spread the love

Tanggung Jawab Pribadi

Tanggung Jawab Pribadi

Ulangan 24:16 (TB) Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri.

Ayat diatas penting bagi umat TUHAN mengenai tanggung jawab pribadi dan perorangan. Tanggung jawab peribadi itu memang sesuatu yang sungguh-sungguh baru dalam pemikiran bangsa Israel.
Karena sebelumnya dalam Ulangan 5:9 dikatakan:
Ulangan 5:9 (TB) Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Atau Kel 34:7
Keluaran 34:7 (TB) yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.”

Prinsip tanggung jawab perorangan atau pribadi itu kemudian sungguh2 diterapkan dalam 2 Raja 14:6
2 Raja-raja 14:6 (TB) Tetapi anak-anak para pembunuh itu tidak dihukum mati olehnya, seperti yang tertulis dalam kitab Taurat Musa, di mana TUHAN telah memberi perintah: “Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya, melainkan setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri.”

Aturan ini kemudian ditegaskan kembali oleh Yeremia 31:29-30 
Yeremia 31:29-30 (TB) Pada waktu itu orang tidak akan berkata lagi: Ayah-ayah makan buah mentah, dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu, melainkan: Setiap orang akan mati karena kesalahannya sendiri; setiap manusia yang makan buah mentah, giginya sendiri menjadi ngilu.

dan diperkembangkan lebih lanjut oleh nabi Yehezkiel; Yeh 14:12-20; Yeh 18:10-20 (silahkan baca karena sangat penting)

Dari keterangan di atas, jelas Umat TUHAN diberikan satu hukum baru oleh TUHAN, untuk bertanggung jawab penuh atas perbuatannya sendiri.

Haleluya

Pdt. Dr. Ir. Douglas Manurung, MBA, MSi

LIHAT JUGA >>>
ARTIKEL KHOTBAH: Identitas Diri Umat TUHAN

YOUTUBE KHOTBAH: Janji Memberi Kesempatan Kedua – Pdt. Gilbert Lumoindong – Khotbah Rohani Kristen
LAGU & LIRIK: 40 Nonstop Lagu Kristen
VIDEO LAGU ROHANI & KHOTBAH KRISTEN, HANYA DI CHANNEL LAHIR BARU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*