Melupakan Apa yang di Belakang

Spread the love

Melupakan Apa yang di Belakang

Kejadian 19

*ayat 13:* sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN; sebab itulah TUHAN mengutus kami untuk memusnahkannya.”

*ayat 15:* Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya: “Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini.

*ayat 26:* Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, *menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.*

Tuhan sudah menetapkan untuk memusnahkah kota sodom dan gomora karena KELUH KESAH banyak orang atas kedurjanaan kota itu. Tetapi Lot dan keluarganya mendapat kasih kemurahan Tuhan.

Tuhan memerintahkan kepada Lot dan keluarganya untuk BANGUN, PERGI, BERSEGERA, meninggalkan kota Sodom dan Gomora. Tetapi istri Lot, dalam pelariannya sempet menoleh ke belakang untuk melihat kota itu sehingga Tuhan menghukum dia, dan menjadikan dia tiang garam.

Kenapa istri Lot sempat menoleh ke kota Sodom dan Gomora? Karena ia merasa sedih harus meninggalkan rumah dan segalanya, ia merasa sayang harus meninggalkan kota itu.

Sodom dan Gomora adalah kota yang penuh dengan kedurjanaan dan kemaksiatan. Penuh dengan hawa nafsu dunia. Sebab itulah Tuhan memusnahkan kota itu.

Bagaimana dengan kita? Ketika Tuhan sudah memanggil kita, mari kita terus bergerak maju, terus bertumbuh didalam Tuhan, tinggalkan manusia lama kita, tinggalkan kebiasaan lama kita yg buruk, dan jangan pernah menoleh lagi ke belakang, jangan kembali lagi kepada manusia lama kita, tetapi mari kita mengejar perkenanan Tuhan, hidup dalam pimpinan dan kehendak Tuhan sampai kita tiba digaris akhir dengan selamat, yakni di rumah Bapa di Sorga. Amin

*Filipi 3:7-8, 13-14*

Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya.

Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh
Kristus,

…aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Melupakan Apa yang di Belakang
fr: Ev. Agatha Lia Wijayanti, ST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*