KemurahanNya yang mempesona

Spread the love

KemurahanNya yang mempesona

Ayub 29:2-3 “Ah, kiranya aku seperti dalam bulan-bulan yang silam, seperti pada hari-hari, ketika Allah melindungi aku,
ketika pelita-Nya bersinar di atas kepalaku, dan di bawah terang-Nya aku berjalan dalam gelap;

Mungkin anak muda sering kali melakukan hal seperti ayub ini, yang mengingat ingat kembali kebaikan seseorang padahal seseorang itu sudah pergi meninggalkannya. Yang sering kita dengar yaitu Gagal Move On
Tapi kali ini Ayub kasih tips buat kita gagal move on sama Tuhan itu Gak masalah, justru di saat kita mengingat ingat kebaikannya kita bisa menjaga hati yang terus rindu kepada Tuhan, apapun kondisinya.
Seperti kata Ayub di bawah TerangNya aku berjalan dalam kegelapan.


Tau gelap kan? Disaat kita ada di ruangan yang gelap kita gak bisa melakukan apapun, kita tabrak sana sini, mau melakukan sesuatu saja harus meraba raba tapi karana terang Kristus kita bisa lihat apa yang di depan kita, kita bisa tau apa yang harus kita lakukan di beberapa kondisi yang akan kita hadapi.
Yang artinya semua karna KemurahanNya, semua karana pernyertaanNya bukan karna kecakapan kita.
Saya gak tau apa yang sedang kita hadapi saat ini tapi mari kita ingat kebaikan Tuhan yang mempesona kita, kita flashback bagaimana kita bisa sampai saat hari ini?


Menurut saya pribadi perasaan kepada seseorang itu harus di bangun bukan tumbuh dengan sendirinya, sama seperti hubungan kita dengan Kristus, harus di bangun.
Sudah sejauh apa kita membangun hubungan kita dengan kristus?
Mari kita sama sama membangun hati kita agar terus berapi api kepadaNya sama seperti yang Ayub lakukan

Haleluya 🌈🌈💐

KemurahanNya yang mempesona

Helen Sitorus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*