Keluh Kesah Ayub

Spread the love

Keluh Kesah Ayub

Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.
Ayub 3:25

Ayub mencapai titik terendah dalam hidupnya. Setelah semua penderitaan boleh ia alami, semua hartanya hilang lenyap, anak-anak yang ia kasihi mati, istri yang tidak mendukungnya, dan tubuh yang penuh barah busuk dari telapak kaki sampai batu kepalanya.

Rasa-rasanya Ayub menyesali kenapa ia masih hidup dan berharap ia dapat mati saja. Semua ketakutan dan kecemasan itu yang menimpa Ayub dan Ayub katakan sebagai keluh kesahnya.

Pernahkan kita berada dititik terendah dalam hidup? Dimana semua yang kita cari hilang, yang kita kejar lari, yang kita tunggu dan diharap tidak pernah terjadi. Lalu kita merasa sendiri dan bener-bener ga berdaya lagi.
Bahkan kita ga tau gimana caranya bangkit lagi.

Kadang kita ga mengerti kenapa hal itu bisa terjadi, seperti Ayub yang bahkan ga mengerti kenapa dia tidak mati saja. Tapi sebagai orang percaya dalam keadaan apapun yang kita punya memang hanya kepercayaan kepada Allah. Kepercayaan bahwa Allah itu tetap bersama dengan kita dan mampu menolong kita.
Bukan waktu kita tapi waktuNya Tuhan.

Serahkanlah semua keluh kesah, ketakutan dan kecemasan kita kepada Tuhan. Maka Dia akan memberikan kekuatan kepada kita, Dia tetap bersama kita dan sanggup membalikan keadaan kita. Jangan mengadalkan kekuatan sendiri ataupun bergantung sama orang lain. Cukup berserah dan ikuti maunya Tuhan.

Haleluya 🌎

Keluh Kesah Ayub

Riris Nainggolan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*