Jangan Membenci Teguran

Jangan Membenci Teguran

2 Samuel 3 selesai ✅

_Selama ada peperangan antara keluarga Saul dan keluarga Daud, maka Abner makin mendapat pengaruh di antara keluarga Saul._

_Saul mempunyai gundik yang bernama Rizpa, dia anak perempuan Aya. Berkatalah Isyboset, anak Saul kepada Abner: “Mengapa kau hampiri gundik ayahku?”_

_Lalu sangat marahlah Abner karena perkataan Isyboset itu, katanya: “Kepala anjing dari Yehudakah aku? engkau menuduh aku berlaku salah dengan seorang perempuan?_

Abner seorang yang selalu mendukung Saul dan keluarganya. Namun ketika salah seorang anak Saul *menegor kesalahannya,* Abner merasa marah dan sangat dipermalukan. Bahkan ia sampai bersumlah akan berbalik untuk mendukung Daud dan keluarganya.

Seringkali kita juga seperti Abner. Marah saat kita ditegor atas kesalahan kita, kelemahan kita, kelalaian kita. Kenapa? Karena kita sombong, merasa diri paling benar, paling tahu, paling pintar sehingga tidak mau dinasehati oleh siapapun.

Seharusnya kita bersyukur kalo masih ada orang yang mau memperhatikan dan memperdulikan kita melalui nasihat dan teguran supaya kita dapat memperbaiki diri untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.

*Amsal 27:5-6*
Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.
Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.

*Amsal 18:2*
Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya.

*Amsal 12:1*
Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.

Mari kita belajar merendahkan diri untuk mau dinasehati melalui Firman-Nya, melalui orangtua kita, melalui pemimpin rohani kita, atau mungkin teman dan sesama kita.

Bersama Yesus kita bisa. Amin. Haleluya 🙏😇

Jangan Membenci Teguran
Ev. Agatha Lia Wijayanti, ST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*