Berhikmat Dalam Berucap

Berhikmat Dalam Berucap Ayub 26:4 Atas anjuran siapakah engkau mengucapkan perkataan-perkataan itu, dan gagasan siapakah yang kaunyatakan? Seringkali kita mengatakan sesuatu hal tanpa berpikir panjang, apakah kata kata kita melukai? Apakah membangun? Apakah menguatkan orang lain?Pada ayat ini kita di tegur bahwa berkatapun perlu berhikmat tidak hanya sekedar berbicara / Continue Reading →

Bila Tuhan Ijinkan

Bila Tuhan Ijinkan Ayub 26:8Ia membungkus air di dalam awan-Nya, namun awan itu tidak robek. Ayub merasa bahwa perkataan Bildad kepadanya benar-benar menghakiminya, bahwa semua yang dialami Ayub karena doa yang telah dibuatnya. Dan Ayub meresponi perkataan Bildad, segala sesuatu yang terjadi kepadanya tidak ada satupun yang dapat mengerti perbuatan Continue Reading →

Allah yang Besar

Allah yang Besar Ayub 26๐Ÿ“–๐Ÿ’œ8. “Ia membungkus air di dalam awan-Nya, namun awan itu tidak robek.”๐Ÿค9. “Ia menutupi pemandangan takhta-Nya, melingkupinya dengan awan-Nya.”๐Ÿงก10. “Ia telah menarik garis pada permukaan air, sampai ujung perbatasan antara terang dan gelap;”โค๏ธ11. “tiang-tiang langit bergoyang-goyang, tercengang-cengang oleh hardik-Nya.”๐Ÿ’™12. “Ia telah meneduhkan laut dengan kuasa-Nya” Wow! Continue Reading →

Mengerti Allah

Mengerti Allah Sesungguhnya, semuanya itu hanya ujung-ujung jalan-Nya; betapa lembutnya bisikan yang kita dengar dari pada-Nya! Siapa dapat memahami guntur kuasa-Nya?โ€Ayub 26:14 Dalam sebuah hubungan rasa saling mengerti adalah faktor yang sangat penting. Sulitnya hubungan bertahan adalah karena tidak mampu memahami pasangan.Sama dengan halnya hubungan kita dengan Tuhan, manusia saja Continue Reading →