Berbahagialah Mereka Yang Tidak Melihat Namun Percaya

Spread the love

Berbahagialah Mereka Yang Tidak Melihat Namun Percaya

Yohanes 20:29

Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya.”

Berbahagialah Mereka Yang Tidak Melihat Namun Percaya

Coba kita lihat bagaimana Yesus bertanya kepada murid-Nya mengenai siapa dirinya menurut orang lain, dan menurut mereka sendir. Perbincangan ini dapat kita baca dalam Injil Matius 16:16-20

(13) Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?”

(14) Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.”

(15) Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”

(16)  Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”
Petrus menjawab dengan iman percaya yang  mantap: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” (perhatikan tanda serunya)
(17)  Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
(18)  Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Yesus menjuluki Petrus sebagai batu karang, karena pengakuan imannya yang mantap dan kokoh kepada-Nya.
(19)  Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”
Karena pengakuannya dan iman percayanya kepada Yesus maka ia akan diberikan kunci kerajaan Sorga. (Kenapa akan? Karena Yesus belum di muliakan.) pengakuan atau ucapan kita yang menentukan kita terlepas atau terikat di dalam Kerajaan Sorga.
(20)  Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.

Mengapa Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias? Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya. Agar supaya orang percaya kepada pemberitaan Injil dan pengajaran-Nya, bukan percaya karena melihat dan tahu bahwa Yesus adalah Mesias. Percaya karena melihat atau tahu bahwa Ia adalah Mesias, adalah iman yang rapuh.
Sedangkan yang Yesus inginkan adalah, Iman yang murni, yaitu: PERCAYA WALAUPUN TIDAK MELIHAT-NYA.

Dalam kitab Yohanes 20:29 dittliskan, Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya.”
Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. Haleluya!

fr: Desy Sitorus

baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*