Speak Up

Speak Up Lalu berbicaralah Elihu bin Barakheel, orang Bus itu: “Aku masih muda dan kamu sudah berumur tinggi; oleh sebab itu aku malu dan takut mengemukakan pendapatku kepadamu.Ayub 32:6 Seringkali karena merasa muda dan belum banyak pengalaman kita jadi males banget ngutarain pendapat kita. Takut dipandang berlebihan dan takut apa Continue Reading →

Pemahaman yang benar

Pemahaman yang benar Ayub 30:26 Tetapi, ketika aku mengharapkan yang baik, maka kejahatanlah yang datang; ketika aku menantikan terang, maka kegelapanlah yang datang. Seperti pada pasal sebelumnya bahwa ayub mengingat ingat kembali bagimana dia menjadi dampak bagi sesamanya. Kali ini Ayub mulai meminta imbalan kepada sesamanya dengan berseru kepada Allah.Kita Continue Reading →

Menikmati dari apa yang dikerjakan

Menikmati dari apa yang dikerjakan Jikalau langkahku menyimpang dari jalan, dan hatiku menuruti pandangan mataku, dan noda melekat pada tanganku,maka biarlah apa yang kutabur, dimakan orang lain, dan biarlah tercabut apa yang tumbuh bagiku.Ayub 31:7-8 Satu pernyataan Ayub yang membuat lagi-lagi ia merasa bahwa ia tidak bersalah. Perasaan seperti ini Continue Reading →

Mengingat Perbuatan di masa Lampau

Mengingat Perbuatan di masa Lampau ay. 6. biarlah aku ditimbang di atas neraca yang teliti, maka Allah akan mengetahui, bahwa aku tidak bersalah. ay. 7. Jikalau langkahku menyimpang dari jalan, dan hatiku menuruti pandangan mataku, dan noda melekat pada tanganku, Kembali Ayub mengingat ingat segala perbuatannya selama masa dimana dia Continue Reading →

Tiap Langkah Diatur Oleh Tuhan

Tiap Langkah Diatur Oleh Tuhan Bukankah Allah yang mengamat-amati jalanku dan menghitung segala langkahku?Ayub 31:4 Ayub kembali menimbang nimbang segala perbuatan yang ia telah lakukan dulu, ia tetap merasa tidak bersalah dan tidak pantas menerima semua penderitaan itu, penderitaan itu tentu ga sebanding dengan kebaikan dan kesalahan yang Ayub lakukan Continue Reading →